Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penalaran matematis siswa kelas VII-2 SMP Negeri 2 Padangsidimpuan sebelum dan sesudah penerapan pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR). Penelitian yang digunakan adalah metode kombinasi dengan menggunakan concurrent embedded design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, tes, dan observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan dua tahap yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil observasi menunjukkan gambaran pendekatan PMR memiliki rata – rata 87.5 (kategori tinggi). Kemampuan penalaran matematis siswa sebelum menerapkan pendekatan PMR memiliki rata–rata 26.4 (kategori rendah) di mana siswa rata – rata menguasai dua indicator yaitu (1) mengajukan dugaan, (2) melakukan manipulasi matematika dan sesudah menerapkan pendekatan PMR memiliki rata–rata 56.2 (kategori sedang) di mana rata – rata siswa menguasai 2-3 indikator yaitu (1) mengajukan dugaan, (2) melakukan manipulasi matematika, dan (3) menyusun bukti, member alasan/bukti terhadap kebenaran solusi. Selanjutnya, berdasarkan perhitungan N-Gain menunjukkan nilai sebesar 0.48 (kategori sedang). Artinya pendekatan pembelajaran matematika realistik (PMR) dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa kelas VII-2 SMP Negeri 2 Padangsidimpuan.
Copyrights © 2023