Pemuda merupakan kelompok usia yang dipandang sudah mampu untuk ikut serta memecahkan permasalahan sosial. Akan tetapi, dalam pendidikan agama Kristen khususnya di gereja kurang melibatkan pemuda dalam menyelesaikan permasalahan sosial. Akibatnya dalam proses pendidikan, pemuda cenderung pasif dan kurang optimal dalam berpikir kritis. Hal yang perlu dipikirkan para ahli dan praktisi pendidikan adalah memampukan para pemuda untuk terlibat aktif memecahkan masalah-masalah sosial dengan merancang kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendesain kurikulum pemuda Kristen yang berpusat pada pemecahan masalah ( curriculum). Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka. Hasil penelitian ini ialah penulis menguraikan tujuan dari kurikulum Maka, problem-centered design kurikulum ini sangat sesuai untuk diaplikasikan kepada Pemuda Kristen.
Copyrights © 2023