Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui untuk pengetahuan awal dan profil miskonsepsi pada materi suhu dan panas, serta menguji signifikansi penggunaan metode kerja laboratorium dalam menurunkan miskonsepsi pada materi suhu dan panas kelas X SMAN1 Paya Bakong Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental design dengan bentuk one group pretest-posttest design. Sampel yang digunakan adalah kelas X -1 dan kelas X-2 yang berjumlah 50 siswa. Sebelum dan sesudah pelaksanaan metode kerja laboratorium, siswa diberikan 14 soal pretes dan postes yang dilengkapi dengan kolom Certainty of Response Index (CRI) untuk membedakan siswa yang tidak tahu konsep (LC), tahu konsep (KCC), menebak (LG), miskonsepsi (Mis) dan tidak konfiden (NC). Jumlah miskonsepsi tiap siswa pada pretes dan postes dianalisis menggunakan persentase pada Microsoft Excel dan menghasilkan perbedaan siswa yang terjadi miskonsepsi dan tidak tahu konsep. Kesimpulan yang diperoleh adalah metode kerja laboratorium mampu secara signifikan menurunkan miskonsepsi pada materi suhu dan panas.
Copyrights © 2015