Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pernikahan dini terhadap tingkat perceraian, dan masalah remaja yang menikah dini setelah memutuskan untuk bercerai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dilakukan di Desa Ujung Kubu, Kabupaten Batu Bara. Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Uji keabsahan digunakan confirmability, tranfebility, defendability. Hasil penelitian menunjukkan; 1) pernikahan dini meningkatkan angka perceraian karena; ketidaksiapan mental, belum sanggup menafkahi keluarga, belum memiliki pekerjaan tetap, bergantung pada orangtua, pemikiran masih labil, perselingkuhan, belum memiliki batasan tegas pada nilai/norma dalam berinteraksi diluar rumah. 2) Masalah yang dialami setelah bercerai diantaranya; menjadi topik pembicaraan masyarakat karna status janda/duda diumur yang masih muda, putusnya hubungan silaturahmi antar keluarga mantan suami/istri. Kesimpulannya bahwa menikah dini memberikan dampak negatif bagi remaja dan menyumbang angka perceraian. Kata kunci: pernikahan dini, perceraian, desa ujung kubu
Copyrights © 2023