Majalah Obat Tradisional
Vol 16, No 2 (2011)

EFEK ANTIINFLAMASI EKSTRAK DAUN SEMBUKAN (Paederia scandens) PADA TIKUS WISTAR

Utami, Evy Tri ( Faculty of Dentistry, Universitas Gadjah Mada)
Kuncoro, Rebecca Azary ( Faculty of Dentistry, Universitas Gadjah Mada)
Hutami, Islamy Rahma ( Faculty of Dentistry, Universitas Gadjah Mada)
Sari, Finsa Tisna ( Faculty of Dentistry, Universitas Gadjah Mada)
Handajani, Juni ( Faculty of Dentistry, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
14 Dec 2015

Abstract

Inflamasi merupakan tindakan protektif dalam melawan agen penyebab jejas sel. Tanaman sembukan (Paederia scandens) dengan kandungan glukosida diketahui berpotensi sebagai bahan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antiinflamasi ekstrak daun sembukan terhadap edema buatan pada tikus Wistar. Subjek penelitian ini adalah 35 ekor tikus jantan galur Wistar yang dibagi menjadi 7 kelompok, masing-masing berjumlah 5 ekor. Pada kelompok perlakuan dan kontrol yaitu akuades (kontrol negatif), fenilbutazon (kontrol positif), dan perlakuan ekstrak daun sembukan dengan konsentrasi 10mg/kgBB, 20mg/kgBB, 30mg/kgBB, 40mg/kgBB, dan 50mg/kgBB, diberikan secara oral. Telapak kaki belakang kanan tikus disuntikkan secara subkutan karagenan 1% untuk memicu inflamasi. Pengukuran volume edema dilakukan dengan menggunakan pletismometer dalam selang waktu 1 jam selama 5 jam. Data selanjutnya dianalisis menggunakan ANAVA. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada pemberian ekstrak daun sembukan 20mg/kgBB dengan kontrol positif dan kontrol negatif. Disimpulkan bahwa ekstrak daun sembukan 20mg/kgBB berpotensi sebagai bahan antiinflamasi.

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

TradMedJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

raditional Medicine Journal (Majalah Obat Tradisional), or Trad. Med. J. (ISSN 1410-5918 (print) and ISSN 2406-9086 (online)), is an international scientific journal published by Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada, three times annually. Collaborating with Indonesian Pharmacist Association, ...