Central Publisher
Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Central

PATUHI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA INSTALASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA

Syalomita Kapoh (Politeknik Negeri Manado, Indonesia)
Andino Wawolangi2 (Politeknik Negeri Manado, Indonesia)
I wayan Dika (Politeknik Negeri Manado, Indonesia)
Betsi Rooroh (Politeknik Negeri Manado, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2023

Abstract

Latar Belakang : Indonesia merupakan negara kepulauan yang besar dengan sebaran pembangunan dan sumber daya alam yang tidak merata di berbagai daerah, sehingga PLTS menjadi salah satu pilihan yang menarik. PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) adalah pembangkit listrik dari energi matahari/panas yang diserap panel surya melalui proses fotovoltaik. Keunggulan PLTS adalah PLTS dapat berdiri sendiri (penggunaan langsung), terhubung ke jaringan (PLN) dan bekerja sama dengan generator lain. Personel yang kompeten harus dipasang untuk dukungan modul, daya dan perlindungan Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) semakin meningkat dan oleh karena itu terkait konsumsi diperlukan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja Pemasangan PLTS, mengikuti proses sertifikasi dengan sertifikasi Usaha Listrik Baru (LSP-ET ). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang prinsip Kesehatan dan keselamatan kerja pemasangan PLTS sesuai dengan Sertifikasi Usaha Listrik Baru (LPS-ET). Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang peneliti gunakan untuk menjawab pertanyaan dan mengkomunikasikan pertanyaan penelitian, dan langkah utamanya adalah menentukan lokasi dan waktu penelitian, analisis data, proses pengambilan keputusan pengumpulan data, dan proses analisis data. Hasil dan Pembahasan : Berdasarkan UU No. 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja , bahwa tujuan Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang berkaitan dengan mesin, peralatan, landasan tempat kerja dan lingkungan tempat kerja adalah mencegah terjadinya kecelakaan dan sakit akibat kerja, memberikan perlindungan pada sumber-sumber produksi sehingga dapat meningkatkan efiensi dan produktivitas. Hal ini tentu sangat penting mengingat apabila Kesehatan pegawai buruk mengakibatkan turunnya capaian/output serta demotivasi kerja. Kesimpulan : Berdasarkan hasil metode penelitian, kami dapat menyimpulkan bahwa K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) sangat berpengaruh penting bagi seseorang pekerja dalam melaksanakan pekerjaan sehingga dapat terhindar dari bahaya-bahaya yang dapat terjadi seperti cidera, dan kecelakaan. Penerapan K3 ini juga harus memiliki prosedur yang benar yang harus diikuti sesuai dengan aturan perundang-undangan, karena jika K3 tidak terlaksana tentu akan memberikan dampak buruk terhadap perusahaan dan karyawannya sendiri. Menerapkan budaya K3 yang kuat dan melibatkan karyawan dalam proses pengambilan keputusan dapat menciptakan komitmen kolektif terhadap keselamatan. Perbaikan berkelanjutan dan evaluasi rutin harus dilakukan untuk memastikan praktik K3 yang efektif dan mengatasi perubahan lingkungan kerja yang mungkin terjadi. Dengan mengutamakan K3, seorang pekerja dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan sehat, yang dapat gilirannya meningkatkan kesejahteraan seorang pekerja mengurangi biaya terkait kecelakaan dan cedera.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

Publish

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Automotive Engineering Computer Science & IT Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Education Engineering Social Sciences Other

Description

Central Publisher, merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Cv. Central Bisnis Manajemen, merupakan sebuah jurnal ilmiah yang menyediakan akses terbuka kepada pembaca. Jurnal ini terbit secara bulanan, mencakup berbagai disiplin ilmu, mempromosikan dialog interdisipliner dan memperkaya pengetahuan ...