Studi kasus yang kami teliti adalah dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif, dimana untuk mengetahui akan pola pada pengembangan budaya religi di SMK Unitomo, yang meliputi guru, karyawan serta dengan sesama siswa sendiri. Dalam upaya untuk membuat strategi pengembangan budaya religi maka dilakukan dengan cara melakukan pendekatan terhadap guru secara keseluruhan, menyemarakkan kegiatankeagamaan secara kontinu dalam sekolah bersama melibatkan semua komponen yang ada di sekolah. Disamping itu menggunakan metode pembelajaran yang menarik, menjadikan ketat pada absen siswa secara mandiri, memperbanyak symbol-simbol keagamaan secara menyeluruh dilingkungan sekolah sebagai penguat.Sebagai salah satu factor penguat yang lain adalah orang tua siswa dan tokoh masyarakat. Adapun sebagai factor penghambat adalah kondisi lingkungan social yang tidak kondusif serta pengaruh negative dari penggunaan iptek. Sebagai salah satu barometer dampak positif akan budaya religious pada SMK Unitomo adalah memupuk sikap istiqomah dalam menjalankan ibadah, hal ini adalah upaya membentuk generasi yang memiliki jiwa integritas agama dan menjadi bagian dari wadah pengembangan bakat dan minat siswa serta meminimalkan berbagai bentuk kenakalan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).Sebagai dampak positif bagi siswa SMK Unitomo adalah memiliki prilaku.akhlaq yang baik (mahmudah) dan memiliki sifat istiqomah dalam menjalankan ibadah, lebih jauh siswa merupakan asset bagi bangsa sehingga bisa dikatakan untuk membentuk generasi Islam yang memiliki jiwa kepemimpinan.
Copyrights © 2021