Pengelasan A-TIG merupakan salah satu metode untuk meningkatkan nilai penetrasi dan DWR pada pengelasan GTAW/TIG, dalam aplikasinya metode ini menggunakan sejumlah flux disebut sebagai active flux. Jenis flux yang digunakan merupakan jenis flux oksida, karena oksida dapat meningkatkan penetrasi dengan cara merubah tegangan permukaan pada weld pool dan meningkatkan densitas arc. Dalam penelitian ini flux yang digunakan adalah TiO2 dan SiO2 yang mana akan dipadukan untuk mencari tingkat paduan efektif dalam meningkatkan penetrasi pengelasan A-TIG material alumunium 5083-H116. Dalam prakteknya active flux ini akan di padukan dengan persentase 100% TiO2, 80%TiO2-20%SiO2, 60%TiO2-40%SiO2, 40%TiO2-60%SiO2, 20%TiO2-80%SiO2, 100% SiO2 kemudian masing-masing paduan akan dilarutkan kedalam 10 ml methanol yang selanjutnya dilakukan proses pengelasan autogenous pada material alumunium 5083-H116. Dari hasil visual setelah pengelasan diperoleh kesimpulan bahwa semakin banyak kandungan SiO2 maka semakin banyak cacat pengelasan yang ada pada weld bead jika di tinjau dari standar AWS D1.2 dan juga semakin banyak spatter yang dihasilkan serta penetrasi yang dihasilkan semakin dalam. Komposisi efektif yang didapat adalah 80% TiO2-20% SiO2 karena memiliki peningkatan penetrasi 220% dan weld bead yang dihasilkan tidak ada cacat. Kata Kunci: A-TIG, Active Flux, DWR, Penetrasi.
Copyrights © 2023