Kualitas kopi sangat ditentukan oleh proses pengolahan biji kopi. Tahap pertama yakni pemetikan buah kopi dari pohonnya yang dilakukan oleh petani kopi Wonosalam. Pemetikan dilakukukan dengan hanya mengambil buah kopi yang benar-benar matang karena jika tercampur dengan buah yang mentah maka akan dapat mempengaruhi kualitas serta rasa dari kopi itu sendiri. Selain dari tingkat kematangan buah, kecacatan buah juga berpengaruh terhadap kualitasnya. Sejauh ini pemetikan dilakukan secara manual oleh petani. Para petani seringkali memetik buah yang masih mentah karena terburu-buru sehingga buah yang belum cukup matang serta buah yang cacat akan ikut dipanen. Akibatnya para petani kemudian melakukan sortir ulang sehingga mengurangi tingkat produktivitas mereka. Untuk mengatasi masalah tersebut diusulkan sebuah alat sortir kualitas buah kopi Wonosalam berbasis image processing. Pada penelitian ini dilakukan dengan membandingkan 2 metode yang digunakan dalam proses klasifikasi buah kopi. Yakni metode yang diusulkan dan metode YOLOv3. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil pada proses pengenalan objek akurasi total metode YOLOv3 mencapai 90.89%. Sedangkan pada metode yang diusulkan total akurasi yang didapatkan adalah 88%. Terdapat selisih sebesar 2.89% antara kedua metode tersebut. Akan tetapi pada saat proses sortasi metode yang diusulkan lebih unggul dibanding metode YOLOv3.
Copyrights © 2023