This study investigates the effectiveness of Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) in improving Psychological Well-Being (PWB) among emerging adults struggling with emotional loneliness. Emotional loneliness refers to deep feelings of isolation and a lack of meaningful emotional connections with others. This study used a mixed methods design, combining quantitative and qualitative data with research design in the form of a single-case experiment (A-B-A design). The technique used in selecting subjects is using purposive sampling technique and the study was conducted on two participants.. Participant selection was based on predefined criteria utilizing the UCLA-Loneliness Scale to gauge the levels of loneliness and Psychological Well Being Scale to know the baseline of their level of PWB. MBCT intervention was given to both participants in eight sessions with a duration of 60-90 minutes for each session. The intervention targets were the cognitive, affective, and behavioural aspects of the two participants related to the emotional loneliness they experienced. MBCT facilitated self-awareness, emotion regulation, and cognitive understanding of loneliness, leading to the development of healthier and more fulfilling emotional relationships. The results of the study show that MBCT can effectively increase psychological well-being in emerging adult whose struggling with emotional loneliness. The implication of this research is that MBCT can help individuals in the early adult age range in reducing emotional loneliness. this also depends on each individual's awareness and intention to rise from the downturn of feelings experienced. Studi ini menyelidiki efektivitas Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) dalam meningkatkan Psychological Well-being (PWB) di kalangan orang dewasa yang berjuang dengan kesepian emosional. Kesepian emosional mengacu pada perasaan terisolasi yang mendalam dan kurangnya hubungan emosional yang bermakna dengan orang lain. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran, yaitu menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif dengan desain penelitian berbentuk eksperimen kasus tunggal (desain A-B-A). Teknik yang digunakan dalam pemilihan subjek adalah dengan menggunakan teknik purposive sampling dan penelitian dilakukan terhadap dua orang partisipan. Pemilihan partisipan didasarkan pada kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan UCLA-Loneliness Scale untuk mengukur tingkat kesepian dan Psychological Well Being Scale untuk mengetahui dasar dari kesepian. tingkat PWB mereka. Intervensi MBCT diberikan kepada kedua partisipan dalam delapan sesi dengan durasi 60-90 menit untuk setiap sesinya. Sasaran intervensi adalah aspek kognitif, afektif, dan perilaku kedua partisipan terkait kesepian emosional yang dialaminya. MBCT memfasilitasi kesadaran diri, pengaturan emosi, dan pemahaman kognitif tentang kesepian, yang mengarah pada pengembangan hubungan emosional yang lebih sehat dan memuaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBCT secara efektif dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis pada orang dewasa baru yang berjuang melawan kesepian emosional. Implikasi dari penelitian ini adalah MBCT dapat membantu individu pada rentang usia dewasa awal dalam mengurangi kesepian emosional. Hal ini juga tergantung pada kesadaran dan niat masing-masing individu untuk bangkit dari keterpurukan perasaan yang dialami.
Copyrights © 2023