Banyuwangi merupakan kabupaten di Jawa Timur yang memiliki ketahanan pembangunan ekonomi masyarakat. Selain itu, Banyuwangi mengalami masalah sosial ekonomi akibat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yakni pengangguran. Pengangguran tersebar di berbagai desa, salah satunya Desa Temuasri Kecamatan Sempu. Usaha Home Industry Kain Sablon menjadi pilihan media pemberdayaan yang dibentuk masyarakat Desa Temuasri atas inisiatif inisiator untuk meningkatkan keberfungsian sosial, menumbuhkan kemandirian, dan memperbaiki ketidakstabilan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji dan mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat Desa Temuasri pelaku Home Industry Kain Sablon. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang menggunakan teknik pengumpulan data observasi non-partisipasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Analisis datanya dimulai dengan mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menggambarkan proses pemberdayaan masyarakat Desa Temuasri pelaku Home Industry Kain Sablon dilakukan dengan menerapkan pelatihan-pelatihan kegiatan produksi secara internal seperti pelatihan menyablon, membatik, dan menjahit. Selain itu diterapkan sistem kerja yang menciptakan lapangan pekerjaan, memperbaiki kondisi ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup. Kesimpulannya, proses pemberdayaan masyarakat Desa Temuasri pada Home Industry Kain Sablon berjalan efektif dan berdampak pada tercapainya keberdayaan serta kesejahteraan masyarakat pelakunya.
Copyrights © 2023