Teknik Cognitive Restructuring dilakukan peneliti dalam praktik layanan konseling individu bertujuan untuk menumbuhkan tanggung jawab siswa terhadap kewajibannya sebagai peserta didik. Tujuan penelitian untuk melihat hasil penerapan teknik Cognitive Restructuring dalam menumbuhkan tanggung jawab siswa. Gejala yang terjadi di kalangan siswa berkaitan dengan aktivitas sekolah daring. Perilaku kurang bertanggung jawab yang dimaksud antara lain ketidakhadiran dalam kelas daring tanpa ada keterangan, terlambat mengumpulkan tugas sampai tidak mengumpulkan tugas yang diberikan guru. Dampak yang timbul dari tidak mengumpulkan tugas yang dilakukan siswa antara lain penilaian tengah semester yang tidak mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Peneliti menerapkan Teknik Cognitive Restructuring terhadap 6 orang siswa dari berbagai kelas selama praktik konseling individu dalam waktu 1 bulan. Secara umum gejala perilaku tampak sama, tapi setelah didalami ada beberapa perbedaan sesuai dengan kondisi konseli. Simpulan utama adalah terdapat perubahan pemikiran yang tampak pada perilaku sesuai dengan keadaan siswa masing-masing. Perubahan tersebut antara lain adanya kehadiran di kelas online, pengumpulan tugas mulai bergerak, perubahan sikap siswa yang diamati oleh orang tua di rumah.
Copyrights © 2023