Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebahagian siswa yang sulit berkonsentrasi dalam belajar, serta mudah mengantuk, yang akhirnya mengakibatkan malas belajar hingga siswa mengobrol atau bermain sendiri dengan teman sebangkunya. Ice breaking sendiri merupakan permainan atau kegiatan yang berfungsi untuk mencairkan suasana agar tercipta suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan sehingga siswa dapat berkonsentrasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ice breaking terhadap konsentrasi belajar siswa di SMK Negeri 7 Jakarta.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Dekstriptif Analitik Korelasional yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dua variabel atau lebih. Metode penarikan sampel dilakukan dengan simple random sampling, dengan jumlah responden 38 peserta didik.Hasil dari penelitian ini dapat dilihat berdasarkan hasil analisis besarnya pengaruh penggunaan ice breaking terhadap konsentrasi belajar siswa tergolong tinggi/kuat yaitu sebesar 0,727 atau 72,7%. Hal ini dapat dilihat dari besarnya “r” observasi (ro) dengan “r” product moment(rt). Seperti diketahui r” observasi (ro) yang diperoleh adalah 0,727 sedangkan rt masing-masing 0,271 dan 0,332. Dengan demikian dapat diketahui bahwa ro > rt baik pada taraf signifikan 5% atau 1%. Maka dari hasil tersebut hipotesis nihil (Ho) ditolak, sedangkan hipotesis alternative (Ha) diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan ice breaking terhadap konsentrasi belajar siswa di SMK Negeri 7 Jakarta.
Copyrights © 2023