Koordinasi layanan pendidikan merupakan salah satu tugas koordinator wilayah kecamatan bidang pendidikan untuk memetakan kualitas pendidikan di kecamatan yang dipimpinnya. Riset ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh koordinasi layanan pendidikan yang dilakukan koordinator wilayah kecamatan bidang pendidikan terhadap kualitas pendidikan dasar di kecamatan Bantan kabupaten Bengkalis. Metode yang digunakan pada riset ini adalah metode kuasi eksperimen. Metode ini memiliki sembilan tahapan, yaitu: tinjauan literatur, mengidentifikasi dan membatasi masalah riset, mengembangkan hipotesis riset, membuat desain riset, melakukan pretes, melakukan percobaan, melakukan postes, pengolahan dan analisis data, dan penarikan kesimpulan. Sampel riset berjumlah 34 orang guru, terdiri dari 17 orang guru di kelas eksperimen dan 17 guru di kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi kualitas guru. Instrumen riset yang digunakan adalah lembar observasi kualitas guru. Hasil riset menunjukan bahwa koordinasi layanan pendidikan yang dilakukan koordinator wilayah kecamatan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pendidikan dasar di kecamatan Bantan kabupaten Bengkalis. Kualitas pendidikan dasar ini tercermin dari kualitas guru yang sedang studi lanjut magister pendidikan dasar dengan jumlah 11 orang guru dari jenjang sekolah dasar dan 6 orang guru dari jenjang sekolah menegah pertama.
Copyrights © 2023