Hukum menghafal Al Quran adalah fardhu kifayah, sedang menjaga hafalan merupakan fardu ain. Namun dengan semakin maraknya program tahfidz di sejumlah lembaga pendidikan islam tidak menjamin para siswa yang telah menghafal bisa menjaga hafalanya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran tahfidz al quran dengan metode Pakistani dan evaluasinya yang dilakukan di SMA Tahfidz Al Izzah Samarinda Kalimantan Timur untuk meningkatkan kualitas dan kekuatan hafalan. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi kasus, sedangkan lokasi penelitian ini di SMA Tahfidz Al Izzah Samarinda Kalimantan Timur, dengan informan 3 Musyrifah tahfidz dan 6 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil yang diperoleh adalah pelaksanaan pembelajaran mencakup kegiatan awal (pendahuluan) yang diawali dengan sapaan salam, doa dan motivasi. Kemudian kegiatan inti, yakni penyetoran sabqi (hafalan baru yang telah disetor beberapa hari lalu), langsung dilanjutkan dengan sabaq (penambahan hafalan yang baru diperoleh hari ini), kemudian dilanjutkan dengan manzil (murojaah hafalan lama). Dan terakhir kegiatan penutup yang ditutup dengan evaluasi tentang kualitas hafalan hari ini dan adab siswa serta doa penutup. Adapun penilaian terbagi ke dalam dua kategori, yaitu penilaian per juz dan penilaian semesteran.
Copyrights © 2022