Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Vol 3, No 5 (2015)

KARAKTERISASI DALAM NOVEL AYAHKU (BUKAN) PEMBOHONG KARYA TERE-LIYE DAN KELAYAKANNYA

Yesie Lia Dirwanti (Unknown)
Munaris Munaris (Unknown)
Ali Mustofa (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2015

Abstract

The aim of the research was to describe the characterization in the novel Ayahku (Bukan) Pembohong by Tere-Liye and its properness as lesson material of literature in senior high schools. This research used descriptive qualitative method, by which the data were collected using text analysis technique. The data analysis were done through some stages; they were reduction, data presentation, and verification. The result showed that the characterization novel Ayahku (Bukan) Pembohong by Tere-Liye was more dominant by using analytic technique and it could be used as lesson material of literature in senior high schools by seeing SK and KD and language aspect, psichology, and culture background.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakterisasi dalam novel Ayahku (Bukan) Pembohong karya Tere-Liye dan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengambilan data pada penelitian ini dilakukan menggunakan teknik analisis teks. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakterisasi dalam novel Ayahku (Bukan) Pembohong karya Tere-Liye lebih dominan menggunakan teknik analitik dan layak dijadikan sebagai bahan ajar sastra di SMA dilihat dari SK dan KD serta aspek bahasa, psikologi, dan latar belakang budaya.Kata kunci: karakterisasi, teknik analitik, teknik dramatik.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

BINDO1

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas ...