Rumah Sakit Jiwa sebagai pilar pelaksana program kesehatan mental, berbasis pada pelayanan sebagai nilai utama. Pelayanan berkaitan erat dengan budaya organisasi dan bagaimana internalisasinya kepada seluruh karyawan Rumah Sakit Jiwa, guna memberikan pelayanan yang maksimal. Ketidakberfungsian budaya menyebabkan kurang dipahami atau ketidakmampuan anggota organisasi dalam menjalin hubungan interpersonal yang baik. Organisasi yang berorientasi jasa pada kenyataanya memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan yang ramah kepada pelanggan. Untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik, maka sebuah organisasi penting untuk mengetahui bagaimana implementasi budaya organisasi yang ada di dalamnya yang bertujuan orientasi pada pelayanan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah gambaran budaya organisasi di RSJ S di Jawa Tengah? Intervensi apa yang dapat dilakukan berkaitan dengan budaya organisasi di RSJ S di Jawa Tengah? Metode Pengumpulan data menggunakan metode mixed method dengan kuisioner dan wawancara menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya kendala dalam internalisasi budaya organisasi. Implementasi budaya organisasi dengan program perubahan budaya dapat diterapkan dengan adanya agen-agen budaya guna mencapai tujuan organisasi.
Copyrights © 2023