Realitas sosial masyarakat desa Batu Kerbuy dapat dikatagorikan sebagai masyarakat multikultural, maskipun secara keseluruhan penduduknya adalah pemeluk agama Islam. Sebab di desa ini terdapat beberapa afiliasi paham keagamaan yang berkembang dan diamalkan dalam kehidupan sehari, yaitu Nahdlatul Ulama’ (NU), Muhammadiyah, Serikat Islam, FPI, Al-Irsyad, Persis, dan Hidayatullah. Fenomena ini cendrung akan terjadi konflik atar satu kelompok dengan yang lainnya jika tidak diberikan pemahaman dan pendampingan akan pentingnya sikap saling menghomati, inklusif dan toleran. Tujuan pendampingan moderasi beragama ini adalah untuk menciptakan tatanan sosial kemasyarakatn yang rukun, damai, harmonis dengan menunjukkan sikap saling menghomati dan saling menghargai perbedaan yang terjadi di masyarakat. Metode pendampingan dalam penguatan moderasi beragama adalah metode PAR (participatory action research) yang didahului dengan sosialisasi rencana pendampingan, pelaksanaan, monitoring FGD dan evaluasi program pendampingan penguatan moderasi beragama. Hasil pengabdian menujukkan adanya perubahan sikap dan pola pikir masyarakat ke arah yang inklusif dan toleran dengan menujukkan kesediaan dan kesiapan hidup berdampingan secara damai dan harmonis dalam perbedaan.
Copyrights © 2023