Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Job Insecurity, dan Motivasi Kerja terhadap Stres Kerja Auditor. Indikator yang digunakan untuk mengukur Stres Kerja Auditor adalah lingkungan, organisasi dan individu. Penelitian ini mengambil sampel pada Kantor Akuntan Publik wilayah Bekasi. Metode yang digunakan adalah metode Purposive Sampling. Analisis serta Pengujian Hipotesis dengan metode regresi linier berganda menggunakan SPSS 23.0 dengan metode enter. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keempat variabel independen, yaitu Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Job Insecurity dan Motivasi Kerja secara simultan berpengaruh terhadap Stres Kerja Auditor, pada P < 0,05 (P = 0,000). Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa Budaya Organisasi berpengaruh signifikan terhadap Stres Kerja Auditor, pada P<0,05 (P = ,000) dengan pengaruh sebesar (ß = ,206). Gaya Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap Stres Kerja Auditor, pada P<0,05 (P = ,000) dengan pengaruh sebesar (ß =,461). Job Insecurity berpengaruh signifikan terhadap Profesionalisme Auditor, pada P<0,05 (P = ,015) dengan pengaruh sebesar (ß = ,190). Motivasi Kerja berpengaruh signifikan terhadap Profesionalisme Auditor, pada P<0,05 (P = ,004) dengan pengaruh sebesar (ß = ,187).
Copyrights © 2023