Penyisiran bagasi kabin dilakukan pada unit boarding gate dengan tujuan keamanan, kenyamanan dan keselamatan penerbangan. Dan penumpang harus mematuhi peraturan tersebut agar penumpang merasa nyaman saat berada di dalam kabin. Dimana penumpang hanya membawa satu buah bagasi seberat 7kg. Penelitian ini dilakukan di Citilink Indonesia di Bandara Internasional Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dimana data diperoleh dengan menggunakan metode survei kuesioner dan Costumer Satisfaction Index (CSI) untuk mengukur tingkat kepuasan penumpang terhadap penanganan sapuan bagasi kabin yang diterima. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor utama penyebab terjadinya penyisiran bagasi kabin adalah penumpang yang tidak ingin barang bawaannya dibawa atau tidak mau membayar kelebihan bagasi, dan kendala pada saat penyisiran adalah kurangnya pemahaman penumpang. dengan peraturan bagasi kabin. Cara yang dilakukan petugas boarding gate dalam mengatasi kendala yang terjadi adalah dengan menjelaskan secara jelas dan sopan kepada penumpang yang bersangkutan mengenai tata cara pembersihan bagasi. Besarnya pengaruh sapuan penanganan bagasi kabin terhadap kepuasan penumpang adalah sebesar 56,1% dan sisanya sebesar 44,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Sedangkan tingkat kepuasan penumpang sebesar 46,7% dimana angka tersebut berada pada kriteria ke 3 yaitu cukup puas.
Copyrights © 2023