Proses perencanaan hingga pengendalian proyek selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi merupakan kegiatan penting dari suatu proyek. Keberhasilan atau kegagalan suatu proyek dapat disebabkan perencanaan yang kurang matang serta pengendalian yang kurang efektif sehingga kegiatan proyek tidak efisien. Hal tersebutlah yang mengakibatkan keterlambatan, menurunnya kualitas, dan meningkatnya biaya pelaksanaan pada pembangunan gedung Gereja Jemaat Malango’.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai penerapan manajemen konstruksi berdasarkan jarigan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Critical Path Method (CPM) dan BartChart yang dapat mengatur waktu penyelesaian proyek dengan lebih efisien dan efektif. Untuk dapat mengurangi dampak keterlambatan waktu proyek dapat diusulkan proses yang benar dengan alternatif pengendalian seperti: penembahan tenaga kerja, kerja lembur, percepatan durasi dan monitoring. Hasil penelitian ini adalah perhitungan data di lapangan dengan pemakaian tenaga kerja yang tersedia awal perencanaan proyek durasi penyelesaian 448 hari. Dan kenyataan di lapangan pelaksanaan pekerjaan baru mencapai 75% yang memakan waktu 1095 hari. Setelah melakukan analisis dengan metode CPM sesuai analisis pekerjaan durasi penyelesaian 141 hari.
Copyrights © 2023