Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) merupakan salah satu tumbuhan khas yang mengandung senyawa flavonoid yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah sebagai obat Antikanker. Kanker Serviks adalah tumor ganas yang berasal dari sel epitel serviks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis berbagai kegunaan kandungan metabolit sekunder dan mekanisme kerja dari bawang dayak sebagai antikanker secara in silico melalui metode penambatan molekul pada reseptor Vaccinia H1-related phosphatase (VHR) menggunakan program AutoDock Tools. Validasi metode telah dilakukan dengan nilai Root Mean Square Deviation (RMSD) yang diperoleh sebesar 0,57Å. Pengujian in silico terhadap senyawa yang terkandung dalam bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) didapatkan hasil bahwa senyawa Eleuthraquinone A memiliki nilai ∆G yang paling rendah dibandingkan senyawa lain dan senyawa senyawa pembanding 5-Fluorourasil, dengan nilai energi ikatan sebesar -9,41 kkal/mol dengan ikatan hidrogen pada residu asam amino GLU122, LEU124, dan LYS61. Senyawa Eleuthraquinone A memenuhi semua aturan Lipinski, mempunyai absorpsi dan distribusi yang baik, dan bersifat mutagen tetapi tidak karsinogen berdasarkan hasil prediksi ADMET.
Copyrights © 2023