Pendidikan kewarganegaraan anak usia dini negara Indonesia dengan negara Arab di latar belakangi tantangan negara dan warganegara globalisasi berpengaruh pada pertumbuhan, perkembangan jasmani dan rohani anak seperti norma, perilaku dan nilai kehidupan berdampak kemajuan negara. Penelitian digunakan memperbaiki kehidupan negara Indonesia dengan negara Arab menguasai kemampuan kecakapan abad-21. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan, tujuan mengupas pendidikan kewarganegaraan anak usia dini kedua negara. Hasil penelitian menyatakan tentang visi misi negara mempunyai target Indonesia emas tahun 2045, sedangkan negara Arab mempunyai target pelayanan unggul pendidikan tahun 2030. Pendidikan menggunakan kurikulum merdeka belajar dan profil pelajar Pancasila negara Indonesia sedangkan negara Arab menggunakan pelayanan unggul, pendidikan berkualitas adil dan inklusif meningkatkan kesempatan belajar seumur hidup. Fokus pencapaian perkembangan anak usia dini negara Indonesia mencangkup agama dan moral, Pancasila, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, sedangkan negara Arab standar pencapain: pengetahuan, perilaku, keterampilan, menjadikan warga negara baik, produktif, dan efektif. Pendidikan kewarganegaraan negara Indonesia, terdiri dari nilai Pancasila dan Profil pelajar Pancasila. Sedangkan pendidikan kewarganegaraan negara Arab bermuatan kewarganegaraan, identitas nasional dan budaya, eksplorasi interaksi antara negara dan masyarakat menjadikan warga negara yang baik. Kesimpulannya pendidikan kewarganegaraan anak usia dini negara Indonesia dengan Arab dapat menjadikan warga negara berkarakter dan berkewarganegaraan.
Copyrights © 2023