Dalam pembelajaran di sekolah, berkomunikasi dengan bahasa santun dan beretika sangat penting untuk digunakan oleh guru dan siswa. Namun pada kenyataannya, masih terdapat banyak guru dan siswa belum melakukan praktek sebuah komunikasi dengan tuturan yang santun dan tidak memperhatikan etika berbahasa. Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan kesantunan dan etika berbahasa bagi guru dan siswa dalam pembelajaran di SMPN 4 Ternate ini bertujuan untuk memberikan pemahaman perihal kesantunan dan etika berbahasa dalam pembelajaran formal dan informal di sekolah. Pelatihan ini dilaksanakan di SMPN 4 Ternate yang diikuti oleh 10 orang guru dan 10 orang siswa. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Focus Group Discussion (FGD) dan pendampingan. Hasil dari kegiatan yang dilakukan dapat dilihat dengan kemampuan guru maupun siswa dalam membedakan tuturan yang santun dan kurang santun dalam proses pembelajaran. Selain itu, guru maupun siswa mampu menuliskan serta mempraktekkan secara langsung bagaimana cara bertutur santun dan etika dalam berbahasa seperti anak-dalam kalimat “anak-anakku sayang apakah kalian masih semangat belajar?” Atau tolong ambilkan tasku. Oleh karena itu, secara umum pengabdian ini dapat meningkatkan wawasan guru dan siswa terkait dengan kesantunan dan etika berbahasa dalam proses pembelajaran
Copyrights © 2023