Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik
Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik

JESUS’ UNIVERSAL TEACHING OF PURITY IN MARK 7:1-15

Ferry Hartono (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Jan 2020

Abstract

Masalah makanan haram dan halal merupakan perkara besar dalam Kitab Suci, baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Tokoh-tokoh dalam Kitab Makabe seperti Eleazar serta seorang ibu dengan anak-anaknya lebih rela mati daripada harus makan makanan haram. Meskipun secara mengejutkan tidak banyak dibahas dalam Perjanjian Baru, tema haram dan halal ini pun disinggung dalam situasi yang serius dan dengan pernyataan- pernyataan yang mutlak, baik dari Yesus sendiri maupun dari para rasul. Injil Markus secara spesifik juga membahas soal ini dalam pasal 7. Pembahasan Markus ini, selain mencatat salah satu pernyataan doktriner Yesus yang paling mutlak, menyumbangkan pula alasan-alasan teologis dan praktis yang matang. Haram dan halal menurut Yesus dalam Injil Markus dikembalikan kepada maksud dan tujuannya yang hakiki, yang tidak pernah hanya soal fisik, melainkan memiliki nilai teologis yang intrinsik. Kutipan dari Kitab Yesaya dalam perikop ini menjadi kunci utama untuk memahami dimensi teologis yang mendasari ajaran Yesus mengenai haram dan halal. Rupanya nilai terhakiki dari dimensi teologis ajaran Yesus tentang kemurnian itu terletak pada universalitasnya. Untuk pembahasan kali ini, saya tetap memilih metode analisis naratif dengan fokus pada analisis karakter berdasarkan interaksi mereka dalam percakapan.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

juftek

Publisher

Subject

Religion Education

Description

Bidang pastoral meliputi kepemimpinan dan pelayanan kristiani, permasalahan Jemaat, etika pelayanan kontemporer, hidup menggereja dalam konteks multikultural, keberagaman agama-agama, keberpihakan kepada kaum miskin dan marginal, keadilan perdamaian, dan keutuhan ciptaan. Bidang pendidikan agama ...