Pemeriksaan bilirubin total merupakan salah satu pemeriksaan kimia klinik yang membutuhkan penanganan spesimen yang baik. Faktor yang dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan adalah cahaya, suhu penyimpanan dan waktu penyimpanan. Oleh karena itu pemeriksaan harus segera dilakukan. Pemeriksaan bilirubin total yang menggunakan sampel plasma EDTA, dapat dengan segera dikerjakan, dibandingkan dengan menggunakan sampel serum, sampel dibekukan terlebih dahulu selama 30 menit dan selanjutnya dapat diperiksa sehingga sampel mudah terpapar cahaya yang dapat mempengaruhi kadar bilirubin total.Tujuan dari penelitian in adalah untuk mengetahui dan menganalisis hail pemeriksaan bilirubin total menggunakan sampel sarum dan plasma EDTA. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu Sample Random Sampling. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa/I Prodi D IV tingkat 3 Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Pontianak sebanyak 42 responden. Pemeriksaan kadar bilirubin total diperiksa menggunakan metode Jendrassik-Grof. EDTA. Dari hasil tersebut data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji Paired Samples t-Test, didapatkan nilai Sig. (2- tailed), yaitu sebesar 0,061 (p > 0,05) pada tingkat kepercayaan 95% sehingga Ha ditolak dan Ho diterima yang berarti tidak terdapat perbedaan hasil pemeriksaan bilirubin total yang menggunakan sampel serum dan plasma EDTA.
Copyrights © 2022