Upaya preventif untuk pencegahan kecelakaan lalu lintas, salah satunya kegiatan pengabdian masyarakat sosialisasi sadar berlalu-lintas. Sasaran kegiatan adalah Guru Sekolah dengan tujuan memberikan pemahaman Guru sebagai anggota masyarakat tentang pentingnya sadar berlalu-lintas dan sebagai pendidik untuk meneruskan materi kepada Peserta Didiknya. Metode yang digunakan berupa Pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh 90 orang Guru Prasekolah sampai Sekolah Menengah Atas di Bali dan Nusa Tenggara Timur. Diberikan wawasan mengenai perbedaan media dan materi untuk tiap tingkat sekolah, sesuai taraf berpikir Piaget. Sehingga kegiatan sosialisasi lebih tepat guna dan sasaran. Media yang digunakan peserta Prasekolah (tahap pra operasional) adalah pengenalan secara langsung video (sehingga mudah diamati), lagu dan gerakan. Materi sarana prasarana jalan dan etika berlalu-lintas. Pada tingkat Sekolah Dasar (tahap operasional) digunakan permainan/game. Penambahan materi dari tingkat sebelumnya seperti sikap ketika mengalami kecelakaan. Selanjutnya pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (tahap operasional formal), dapat digunakan game berkelompok, dengan tambahn materi berupa Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. Pada tingkat Sekolah Menengah Atas digunakan media video edukatif dengan metode diskusi atau pemecahan masalah lalu-lintas yang melibatkan remaja. Tambahan materi tindak pidana dan SIM. Hasil kegiatan sosialisasi medapat respon positif dari peserta. Saran kegiatan pengabdian selanjutnya, yaitu sosialisasi menggunakan angkutan umum.
Copyrights © 2022