Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji perbedaan hasil belajar fisika antara menggunakan model kognitif variasi epistemic games berbasis pemecahan masalah dengan menggunakan model konvensional dan mendeskripsikan perbedaan hasil belajar fisika siswa jika menggunakan model kognitif variasi epistemic games berbasis pemecahan masalah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni dengan menggunakan desain pre-test post-test kelompok kontrol. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas sebelas Madrasah Aliyah Mambaul Ulum Bata-Bata yang terdiri dari dua kelas. Satu kelas ditetapkan secara acak sebagai kelas kontrol, dan kelas yang lain ditetapkan sebagai kelas eksperimen. Kelas eksperimen diperlakukan dengan menggunakan model kognitif variasi epistemic games berbasis pemecahan masalah sedangkan kelas kontrol menggunakan model konvensional. Data hasil belajar siswa diperoleh melalui tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara menggunakan model kognitif variasi epistemic games berbasis pemecahan masalah dengan menggunakan model konvensional, yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,00074795 lebih kecil dari pada ? = 0,05. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa model kognitif variasi epistemic games berbasis pemecahan masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2023