Jurnal Sains Kebidanan
Vol 5, No 2 (2023): NOVEMBER 2023

POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA

Suparmi suparmi (Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Semarang)
Sri Rahayu (Poltekkes Kemenkes Denpasar)
Rafika Fajrin (Poltekkes Kemenkes Semarang)
Hesti Kurniasih (Poltekkes Kemenkes Semarang)



Article Info

Publish Date
29 Nov 2023

Abstract

Faktor pola asuh yang tidak baik dalam keluarga merupakan salah satu penyebab timbulnya permasalahan gizi. Pola asuh meliputi kemampuan kelaurga untuk menyediakan waktu, perhatian dan dukungan dalam memenuhi kebutuhan fisik, mental dan social dari anak yang sedang tumbuh dalam keluarga. Pola asuh terhadap anak dimanifestasikan dalam beberapa hal berupa pemberian ASI dan makanan pendamping, rangsangan psikososial, praktek kebersihan / hygiene dan sanitasi lingkungan, perawatan anak dalam keadaan sakit berupa praktek kesehatan dirumah dan pola pencarian pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian stunting serta adakah hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Variable penelitian ini adalah pola asuh orang tua dan kejadian stunting. Populasi penelitian ini adalah balita di wilayah PKM, didapatkan sampel 70 balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan pada subjek penelitian mayoritas pola asuh demokratis dimana pada kondisi tertentu diterapkan pula pola asuh otoriter dan permisif. Status gizi balita ditemukan 48.6% mengalami gizi stunting. Berdasarkana analisis tidak ada hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p-value 0,345 0, 05. Diharapkan pada penelitian selanjutnya agar dapat melakukan penelitian dengan faktor lain untuk mengetahui lebih jelas faktor penyebab stunting.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JSK

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal Sains Kebidanan is national midwifery journal which publishes scientiic works for midwives, nurses, academic people and ...