Pendidikan agama Islam menghadapi tantangan distrupsi di era rovolusi industry 4.0 membuat semua orang dapat mengakses segala macam informasi serta terhubung dengan cepat melalui internet dan inovasinya (internet of thing). Efek dari sebuah teknologi perpotensi postif dan negative bagi manusia. Pendidikan agama Islam harus dapat menyiapakan sumber daya manusia yang beriman dan berakhlak serta menjadi intelektual muslim. Pengembangan kurikulum pendidikan Islam merupakn upaya dalam menghadapai tantangan di era revolusi industry 4.0. Penlitian ini menggunakan metode library research dengan mengumpulkan dan menganalisis data-data kepustakaan. Hsail dari penelitian menunjukan perlu adanya penyesuaian dalam kurikulum pendidikan agama Islam di era 4.0, dan dalam penelitian ini ditemukan ada lima karakteristik era revolusi industry yaitu, perubahan tatanan kehidupan, disrupsi, digitalisasi, tantangan beragama, dan problem moral. Persoalan ini disikapi dengan mengembangkan lima model pembelajaran pendidikan islam model pendidikan eksistensialistik, model disrupsi, menyikapi fenomena disrupsi, dan model bercorak teknologi menyingkapi digitalisasi model pendidikan esensialistik untuk menyikapi problem beragama dan model pendidikan profetik untuk menyikapi problem moral. Menyikapi era revolusi industry kurikulum pendidikan agama islam dituntut untuk lebih peka terhadap gejala-gejala perubahan sosial masyarakat dan pendidikan Islam harus mau mendisrupsi diri berorientasi pada keunggulan sumber daya manusia.
Copyrights © 2021