Daerah Irigasi Cirasea merupakan salah satu daerah yang berpotensi sebagai penyumbang produksi padi yang dapat membantu ketersediaan pangan dan merupakan penghasil padi atau beras kualitas No. 1 di Kabupaten Bandung. Kebutuhan air irigasi secara keseluruhan perlu diketahui karena merupakan satu tahap penting dalam perencaan dan pengelolaan sistem irigasi. Perhitungan analisis dilakukan secara manual berdasarkan Standar Perencanaan Irigasi KP-01, data curah hujan yang digunakan dengan periode masing-masing 10 tahun terakhir dari 3 stasiun hujan dengan perhitungan evapotranspirasi menggunakan metode Penman Modifikasi. Hasil analisis kebutuhan air irigasi dengan mengunakan 5 pola tanam alternatifdimulai yang direncanakan dari tengah bulan sampai akhir bulan Desember. Hasil yang didapatkan simulasi dengan debit terendah yaitu simulasi 3 dengan mulai tanam pada bulan November II. Nilai dari kebutuhan pengampilan air irigasi dipintu pengambilan (DR) pada intake Bendung Cirasea sebesar 0.28 l/dt/ha.
Copyrights © 2022