Permasalahan pokok yang akan dijadikan bahan kajian dalam penelitian ini adalah siswa belum terbiasa dengan pembelajaran luring sehingga mengalami kesulitan. Faktor lingkungan yang tidak mendukung pembelajaran luring. Kejenuhan siswa saat menyimak penjelasan guru yang kurang kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk: pertama mengetahui apa saja bentuk kejenuhan selama proses pembelajaran luring pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMP N 20 Kota Bengkulu. Kedua untuk mengetahui faktor yang menghambat upaya mengatasi kejenuhan proses pembelajaran luring pada pembelajaran bahasa Indonesia si SMP N 20 Kota Bengkulu. Ketiga untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam mengatasi kejenuhan peserta didik di SMP N 20 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskritif kualitatif. Adapun hasil penelitian diketahui bahwa bentuk kejenuhan belajar selama proses pembelajaran luring pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMP N 20 Kota Bengkulu diantaranya siswa kehilangan motivasi, sulit berkonsentrasi daya tangkap berkurang, tegang, mudah marah dan meningkatnya kesalahan saat belajar. Ada beberapa faktor penyebab kejenuhan belajar siswa yaitu guru hanya menggunakan metode ceramah, guru tidak dapat member umpan balik kepada peserta didik, adanya perubahan pola pembelajaran yang sebelumnya daring menjadi luring, metode pembelajaran yang membosankan. Sedangkan upaya mengatasi kejenuhan selama proses pembelajaran luring pada pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP N 20 Kota Bengkulu dilakukan dengan beberapa aspek variasi dalam gaya mengajar guru, variasi dalam penggunaan media dan alat pembelajaran, variasi pola interaksi dan aktivitas siswa.
Copyrights © 2022