Penelitian ini membahasa mengenai bentuk dan makna tindak tutur dalam adat lamaran (ngantat lemang dan nerimo lemang) masyarakat Suku serawai Desa Lawang Agung Kecamatan Air Periukan. Letak penelitian ini di Desa Lawang Agung Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma. Tujuan penelitian ini untuk menambah wawasan mengenai bentuk dan makna tindak tutur yang digunakan masyarakat Desa Lawang Agung pada acara lamaran dan juga dengan adanya penelitian ini akan semakin bayak orang yang mengetahui tentang adat lamaran masyarakat suku Serawai Desa Lawang Agung. penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang diperoleh dari masyarakat Desa Lawang Agung. Data yang dikumpulkan berupa data hasil wawancara dan data lapangan ketika peneliti menyaksikan acara lamaran yang ada di Desa Lawang Agung. Teknik keabsahan datanya menggunakan tiga teknik yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang dihasilkan oleh peneliti yaitu mengenai tindak tutur dalam adat lamaran masyarakat desa lawang agung, penelitian di lakukan saat salah seorang warga desa melaksanakan lamaran. Terdapat beberapa kalimat tutur dalam musyawarah lamaran tersebut, kemudian kalimat-kalimat tersebut digolongkan menjadi tiga jenis tindak tutur. Dalam musyawarah majelis lamaran terdapat tiga juru bicara di antaranya kepala desa, juru bicara pihak perempuan dan juru bicara pihak laki-laki. Hasil penelitian memperoleh bentuk dan makna tindak tutur dalam adat lamaran masyarakat Desa Lawang Agung digolongkan menjadi tiga jenis yaitu tindak tutur lokusi, tindak tutur ilokusi dan tindak tutur perlokusi
Copyrights © 2021