Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara, Dalam praktiknya, tujuan pendidikan yang telah ditetapkan tidak selamanya dapat tercapai penuh seperti yang diharapkan, karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yang mendasar. Berdasarkan pengamatan guru sebagai peneliti, proses pembelajaraan di kelas XI KIA SMKN 2 Depok, belum menggunakan model pembelajaran yang membuat peserta didik lebih aktif dan kreatif dalam pembelajaran. Sebagian besar peserta didik merasa segan bertanya, menjawab dan merespon diskusi antar teman. Pada proses pembelajaran guru masih banyak menggunakan metode yang konvesional jika dilihat dari metodenya dan medianya. Tingkat keberhasilan peserta didik dalam penguasaan kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan dari nilai yang ada ketuntasan belajarnya hanya mencapai 57 %. Oleh karena itu peneliti bermaksud untuk meningkatkan karakter kerja peserta didik melalui model pembelajaran problem based learning (PBL). Pada penelitian ini dengan metode tersebut dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik dari 74,14 pada siklus I menjadi 97,72 pada siklus II. Penerapan model problem-based learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas belajar dari 60% di Siklus I dan meningkat menjadi 80% pada Siklus II.
Copyrights © 2023