Latar belakang penelitian ini adalah perspektif anak jalanan secara umum yang berkembang di masyarakat bahwa anak-anak yang berada di jalanan biasanya mencari nafkah dan menghabiskan waktu untuk bermain, tidak bersekolah, dan ada pula yang menambahkan anak-anak jalanan mengganggu ketertiban umum dan melakukan tindak kriminal. Hidup dan berada di jalanan bukanlah tempat yang layak untuk membantu tumbuh dan berkembang anak, karena resiko eksploitasi dan ancaman kekerasan yang terkadang dialami dan terpaksa dirasakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana implementasi dan mengetahui faktor penghambat serta pendukung penanaman pendidikan karakter anak jalanan usia Sekolah Dasar dampingan Rumah Pintar BangJo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah anak dan orang tua dampingan, serta relawan Rumah Pintar BangJo. Hasil penelitian diperoleh bahwa proses penanaman pendidikan karakter yang diajarkan melalui contoh dan penerapan 18 nilai-nilai karakter pada saat Kelompok Belajar. Dengan harapan agar anak dapat mencontoh dan mengimplementasikan dalam kehidupannya. Perubahan nilai-nilai karakter yang dimiliki anak, diharapkan sikap dan perilaku anak yang awalnya kurang baik secara perlahan mereka memahami dan menerapkan. Faktor penghambat dan pendukung justru membuat anak, orang tua, dan relawan saling melengkapi dan mendukung.
Copyrights © 2023