Perkembangan teknologi dan di era digital ini membuat anak-anak dengan mudah mengakses berbagai informasi melalui internet menggunakan gawai. Kemudahan mencari berbagai informasi melalui akses digital dapat beresiko disinformasi atau penyimpangan informasi yang membahayakan pembentukan karakter anak-anak. Karakter yang terbentuk bisa buruk jika anak mengakses informasi yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menangkal pengaruh yang buruk dengan memilih cerita rakyat Situ Bagendit. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis nilai moral yang dapat dijadikan model penguatan karakter siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan kajian sastra. Cerita rakyat Situ Bagendit memiliki nilai moral seperti dermawan, murah hati, menghormati, dan berhati-hati dalam berkata. Selain nilai moral, karakter dalam cerita Situ Bagendit di antaranya religius, hemat, peduli sosial dan jujur. Hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu pilihan bacaan bagi pembelajaran karakter pada siswa di sekolah dasar.
Copyrights © 2023