Penelitian ini menyelidiki kesulitan dalam mengucapkan bunyi bahasa Inggris oleh penutur Makian. Mengingat fakta bahwa kesalahan pengucapan bahasa kedua sering disebabkan oleh transfer sistem bunyi bahasa pertama yang sudah mapan. Tulisan ini mengkaji beberapa karakteristik perbedaan fonologi antara bahasa Makian dan bahasa Inggris. Penelitian berdasarkan hasil wawancara terhadap 20 siswa MTs. Assyfa Hategau, Tidore, Maluku Utara. Penelitian ini juga membahas beberapa area pengucapan yang bermasalah bagi pebelajar bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana peneliti menganalisis dan menjelaskan data dengan cara mendeskripsikan penggunaan kata. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah observasi dan wawancara, dimana peneliti meminta subjek mengucapkan bunyi. Berdasarkan pada penelitian ini ditemukan bahwa ada beberapa penyebab kesulitan pengucapan bunyi bahasa Inggris oleh penutur asli Makian meliputi perbedaan karakteristik sistem vowel bahasa Inggris dan Makian, seperti Lax dan Tense Vowel, distribusi konsonan, perbedaan aspek supra-segmental seperti ritme, penekanan dan intonasi, perbedaan pada huruf vokal yang lebih banyak ditemui di bahasa Inggris, dan perbedaan aturan-aturan fonologi serta asimilasi.
Copyrights © 2021