Tujuan utama dari PkM ini adalah untuk merancang dan melaksanakan kegiatan pengajian tastafi mingguan sebagai upaya konkret dalam memperbaiki moral pemuda di desa tersebut. Metode PkM yang digunakan melibatkan pendekatan partisipatif, dimana pemuda Desa Bate Iliek secara aktif terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pengajian. Kegiatan ini meliputi pembacaan kitab kuning, ceramah keagamaan, Tuntunan Shalat dan diskusi interaktif, menciptakan suasana yang mendukung pertumbuhan moral bersama. Partisipasi masyarakat, termasuk orang tua, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan dan kesuksesan PkM ini. Kesimpulan dari PkM ini menunjukkan bahwa pengajian tastafi mingguan memiliki dampak positif pada moral pemuda Desa Bate Iliek. Pemuda menjadi lebih peduli terhadap norma keagamaan, saling berbagi pengalaman, dan membangun jalinan sosial yang kuat. Dukungan aktif dari masyarakat juga membuktikan bahwa PkM ini bukan hanya menghasilkan perubahan individual, tetapi juga membentuk landasan moral yang kokoh dalam lingkungan sosial. Keseluruhan, PkM ini menegaskan pentingnya upaya bersama dalam memperbaiki moral generasi muda sebagai investasi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.
Copyrights © 2023