Di dunia yang serba cepat dan sering tidak dapat diprediksi saat ini, pentingnya kesiapan dalam menghadapi keadaan gawat darurat tidak dapat pungkiri. Kejadian gawat darurat dapat terjadi kapan dan dimana saja. Keberhasilan pasien tertolong bergantung pada keberhasilan pada setiap tahapan SPGDT termasuk bagaimana siswa memberikan pertolongan sebelum petugas kesehatan terampil datang. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam menghadapi kondisi gawat darurat sehari-hari. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan ceramah, focus group discussion dan demonstrasi 4 keterampilan kepada 29 siswa SMAN 12 Kabupaten Tangerang selama 1 hari. Keterampilan yang diberikan yaitu bantuan hidup dasar, pertolongan tersedak, pertolongan luka dan perdarahan, dan proses evakuasi korban. Hasil pengabdian masyarakat ini didapatkan bahwa pengetahuan siswa meningkat signifikan dari rata-rata 66.9 menjadi 87.9.. Untuk pengetahuan jangka panjang, siswa dibekali video keterampilan dan buku saku penangan kegawatdaruratan sehari-hari. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini memberikan kepuasan kepada mitra, dimana mitra memberikan skor rata-rata 7.5 (0-10). Pelatihan Pertolongan Kegawatdaruratan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa.
Copyrights © 2024