Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pendekatan saintifik dengan metode pembelajaran kooperatif tipe think pair share ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif matematis. Metode penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design.Populasi penelitian mencakup seluruh peserta didik kelas X MAN Yogyakarta 2 tahun ajaran 2015/2016. Sampel terdiri dari 2 kelas yang diambil dengan undian, yaitu X MIPA 2 sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dengan metode kooperatif tipe think pair share dan X MIPA 1 sebagai kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dengan metode ekspositori. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen tes untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif matematis yang terdiri dari soal pretest dan posttest berupa 7 soal uraian dan instrumen non-tes yang berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data yang dilakukan adalah dengan deskriptif data dan uji intervensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Rata-rata posttest kemampuan berpikir kreatif matematis kelas eksperimen mencapai 31,96 (skor maksimum 40) yang termasuk dalam kriteria baik dan dari uji one sample t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001, artinya pendekatan saintifik dengan metode pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) efektif. 2) Rata-rata posttest kemampuan berpikir kreatif matematis kelas kontrol mencapai 28,93 (skor maksimum 40) yang termasuk dalam kriteria baik dan dari uji one sample t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001, artinya pendekatan saintifik dengan metode pembelajaran ekspositori efektif. 3) Berdasarkan uji independent sample t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,012, artinya pendekatan saintifik dengan dengan metode kooperatif tipe TPS lebih efektif dibandingkan dengan metode ekspositori.
Copyrights © 2017