Tuharto Tuharto
Department Of Mathematics Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Development of Mathematics Learning Media Training Based On Realistic Mathematics For Teacher Of Integrated Islamic Elementary School In District Sleman And Bantul Ali Mahmudi; Jailani Jailani; Wahyu Setyaningrum; Tuharto Tuharto; Fitriana Yuli Saptaningtyas; Muhammad Fauzan
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.346 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v2i1.18699

Abstract

This community service is aimed at introducing realistic mathematics learning approach in elementary school and training of teachers to develop creative and meaningful mathematics learning media with Islamic context. This activity takes the form of training to deepen the learning materials and develop the Islamic context in the learning of mathematics. The technical steps in this activity are explanation and discussion about the importance of paying attention to the child's cognitive development stage in implementing the learning to be meaningful for the students. The next stage is an explanation and discussion of realistic mathematics learning approaches and appropriate learning media that use meaningful daily context for students. Furthermore, a workshop was held to develop realistic learning media with an Islamic context. Based on the observation and discussion with the participants it can be concluded that the participants enthusiastically attend the training. Participants also identified and acquired new ideas to develop realistic elementary-based mathematics learning media with an Islamic context. Such media is expected to motivate students to learn mathematics because it uses approach and learning media meaningful for students.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN TIME TOKENS DITINJAU DARI PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA KELAS VII SMP Anggara Ari Mustofa , Drs. Tuharto, M.Si
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v7i2.10698

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan Time Tokens ditinjau dari pemahaman konsep matematika dan keterampilan sosial siswa kelas VII SMP. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Depok. Sampel dipilih secara acak dengan teknik sampling purposive. Sampel terpilih yaitu VII A sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dengan Time Tokens dan kelas VII B sebagai kelas kontrol yang diberi perlakuan dengan pembelajaran konvensional yaitu model pembelajaran ekspositori. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes pemahaman konsep (pretest dan post test), dan non-tes berupa observasi keterampilan sosial siswa. Metode pengujian hipotesis dengan menggunakan  t-paired sample test dan independent samples t-test yang dibantu menggunakan software SPSS. Berdasarkan data yang diperoleh, gain kelas ekperimen dan kelas kontrol berturut-turut adalah 41,60 dan 32,81. Hasil observasi keterampilan sosial pada kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut adalah 49,8 dengan kategori baik dan 44,6 dengan kategori baik. Berdasarkan pengujian hipotesis diperoleh kesimpulan bahwa 1) model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan Time Tokens efektif ditinjau dari pemahaman konsep matematika, 2)  model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan Time Tokens efektif ditinjau dari keterampilan sosial siswa. Kata kunci : Numbered Head Together, time tokens, pemahaman konsep, keterampilan sosial AbstractThis research is aimed to know the effectivity of the application of cooperative learning model type Numbered Head Together (NHT) with Time Tokens observed by the ability to understand the mathematical concept and social skills of  junior high school students grade 7th. The population of the research is student of 7th grade in junior high school 3 Depok. The selected samples were 7A as the experimental class treated with the learning of Numbered Head Together (NHT) with Time Tokens and 7B as the control class treated with conventional learning that is the expository learning model. The instruments that are used on this research are concept comprehension test (pretest and post test), and a non-test are the form of observation of student social skill. Hypotheses trial method uses t-paired sample test and independent samples t-test that are helped software SPSS. Based on the data obtained, the gain of experimental class and control class are 41,60 and 32,81. The result of social skill observation in the experimental class and control class are 49,8 with good category and 44,6 with good category. The results of hypotheses testing can be concluded that 1) cooperative learning model type Numbered Head Together (NHT) with Time Tokens is effective observed by`understanding of mathematical concepts, 2) cooperative learning model type Numbered Head Together (NHT) with Time Tokens is effective obeserved by student’s social skill. Keywords: numbered head together, time tokens, conceptual understanding, social skills
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVDUALIZATION DAN GROUP INVESTIGATION DITINJAU DARI KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Anggita Febriyaningrum , Drs. Tuharto, M.Si
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v7i3.11172

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dan  Group Investigation (GI) ditinjau dari kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Jurusan Akuntansi SMK N 1 Wonosari. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experiment dengan pretest-posttest group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Jurusan Akuntansi SMK N 1 Wonosari tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari empat kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI Akuntansi 2 yang diberi perlakuan berupa pembelajaran kooperatif tipe TAI dan kelas XI Akuntansi 3 yang diberi perlakuan berupa pembelajaran kooperatif tipe GI. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi dan tes (pretest dan posttest). Penelitian ini menggunakan uji statistik one samples t-test dan independent samples t-test dengan α = 0,05. Berdasarkan hasil uji hipotesis disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara pembelajaran kooperatif tipe TAI dan GI ditinjau dari kemampuan komunikasi matematis siswa
KEEFEKTIFAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS PESERTA DIDIK DI MAN YOGYAKARTA 2 KELAS X Rizky Cahyaningtyas; Tuharto .
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v6i2.5977

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendeskripsikan  keefektifan  pendekatan  saintifik  dengan  metode pembelajaran  kooperatif  tipe think  pair  share  ditinjau  dari  kemampuan  berpikir  kreatif  matematis. Metode penelitian  ini  menggunakan  metode quasi  experiment  dengan  desain Pretest-Posttest  Control  Group  Design.Populasi penelitian mencakup seluruh peserta didik kelas X MAN Yogyakarta 2 tahun ajaran 2015/2016. Sampel terdiri  dari  2  kelas  yang  diambil  dengan  undian, yaitu X  MIPA  2  sebagai kelas  eksperimen yang  mendapatkan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dengan metode kooperatif tipe think pair share dan X MIPA 1 sebagai  kelas kontrol  yang  mendapatkan pembelajaran  menggunakan  pendekatan  saintifik  dengan metode ekspositori. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen tes untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif matematis  yang terdiri dari soal pretest  dan posttest  berupa 7 soal uraian dan instrumen non-tes yang berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data yang dilakukan adalah dengan deskriptif data dan  uji intervensial  yaitu  uji-t. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa:  1) Rata-rata posttest kemampuan  berpikir kreatif matematis kelas eksperimen mencapai 31,96 (skor maksimum 40) yang termasuk dalam kriteria baik dan dari  uji one  sample t-test diperoleh  nilai  signifikansi sebesar  0,001,  artinya  pendekatan  saintifik  dengan metode pembelajaran  kooperatif  tipe Think  Pair  Share (TPS)  efektif. 2) Rata-rata posttest kemampuan  berpikir  kreatif matematis kelas kontrol mencapai 28,93 (skor maksimum 40) yang termasuk dalam kriteria baik dan dari uji one sample t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001, artinya pendekatan saintifik dengan metode pembelajaran ekspositori efektif. 3) Berdasarkan uji independent sample t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,012, artinya pendekatan  saintifik  dengan  dengan  metode kooperatif  tipe  TPS  lebih  efektif  dibandingkan  dengan  metode ekspositori.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI LINGKARAN UNTUK SISWA SMP KELAS VIII Tangguh Yudho Pamungkas; Tuharto .
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v6i3.6662

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengembangkan  perangkat  pembelajaran  matematika  berupa rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lembar kegiatan siswa (LKS) dengan pendekatan berbasis masalah pada materi Lingkaran untuk siswa SMP kelas VIII dengan kualifikasi valid, praktis, dan efektif. Jenis  penelitian  yang  dilakukan  adalah  penelitian  pengembangan  yang  mengacu  pada  model pengembangan  ADDIE  yang  meliputi  tahap analysis,  design,  development,  implementation,  dan evaluation. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar penilaian RPP dan LKS, dan soaltes hasil belajar siswa. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah diujicobakan di SMP Negeri 1 Kasihan, Bantul pada tanggal  29 Maret s.d 8  April  2016. Perangkat pembelajaran  yang  dikembangkan memenuhi kualifikasi valid berdasarkan penilaian ahli dengan rata-rata skor penilaian RPP sebesar 163 dari  skor  maksimal  205  dengan  kriteria “sangat  baik”dan  LKS  109  dari  skor  maksimal  160,  dengan kriteria “baik”. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kualifikasi praktis dengan revisiberdasarkan  hasil  observasi  dan  wawancara  selama  siswa  menggunaan  perangkat.  Perangkat pembelajaran  yang  dikembangkan  memenuhi  kualifikasi  efektif  berdasarkan  hasil  tes  belajar  siswa dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 81,25% dengan kriteria “sangat baik”.Kata kunci: Perangkat Pembelajaran, Pendekatan Berbasis Masalah, Lingkaran
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS WEBSITE DENGAN MODEL INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MATERI PELUANG Aisyah Fatkhi Navila; Tuharto Tuharto
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v9i2.19618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis website dengan model inkuiri pada materi peluang yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dengan menggunakan model pengembangan ADDIE serta dapat meningkatkan minat serta prestasi belajar matematika siswa. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi media untuk ahli materi dan ahli media, angket tanggapan guru dan siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket minat belajar, tes prestasi. Hasil analisis, dari segi kevalidan, menunjukkan bahwa e-modul memenuhi kriteria sangat baik dengan skor rata-rata ahli materi 4,48 dari skor maksimal 5 dan ahli media 4,6 dari skor maksimal 5. Dari segi kepraktisan, e-modul dinilai sangat baik dengan skor rata-rata angket tanggapan guru 4,85 dari skor maksimal 5, skor rata-rata angket tanggapan siswa 3,41 dari skor maksimal 4, dan persentase keterlaksanaan pembelajaran 100%. Dari segi keefektifan, e-modul dinilai efektif karena minat belajar matematika meningkat sebesar 0,401, nilai signifikansi minat 0,05 dengan uji paired sample test, dan dari uji one sample t test diperoleh signifikansi N-gain 0,05 dan prestasi belajar dengan persentase kelulusan siswa sebesar 96,875% serta prestasi belajar meningkat sebesar 0,812, nilai signifikansi prestasi 0,05 dengan uji paired sample test, dan dari uji one sample t test diperoleh signifikansi N-gain 0,05.
STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK DAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP Umar Syahid Umar Syahid; Tuharto Tuharto
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v5i2.692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran matematika dengan pendekatan saintifik ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP, mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP, serta mendeskripsikan manakah yang lebih efektif antara model pembelajaran matematika yang menggunakan pendekatan saintifik dan model pembelajaran matematika yang menggunakan pendekatan kontekstual ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP. Jenis penelitian ini adalah quasi-experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MTs AlMahali Pleret kelas VIII yang terdiri atas empat kelas dengan sampel penelitian dua kelas di MTs AlMahali Pleret yang dipilih secara non acak (purposive sampling) yaitu kelas VIII A sebagai kelas eksperimen 1 dengan pendekatan saintifik dan kelas VIII B sebagai kelas eksperimen 2 dengan pendekatan kontekstual. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes. Validitas instrumen menggunakan validitas isi oleh para ahli (judgement experts) dengan hasil layak dengan revisi. Metode pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji one sample t-test, uji anova dan uji lanjut. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa: 1) model pembelajaran matematika dengan pendekatan saintifik efektif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP, 2) model pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual efektif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP, 3) tidak ada perbedaan efektifitas antara model pembelajaran matematika dengan pendekatan saintifik dan model pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP.
EFEKTIVITAS STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DITINJAU DARI KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA Imroatus Syarifah; Tuharto .
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v6i5.7791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui efektivitas strategi pembelajaran kooperatif tipe twostay two stray ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas X SMA, (2) mengetahuiefektivitas pembelajaran konvensional ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas XSMA, dan (3) mengetahui apakah strategi pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray lebih efektifdibandingkan pembelajaran konvensional efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswakelas X SMA. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan populasi siswa kelas XSMA Negeri 2 Purworejo. Sampel penelitian diambil dua kelas secara acak sebagai kelas kontrol dankelas eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji asumsi analisis,dan uji hipotesis berbantuan SPSS 16 for windows. Berdasarkan pengujian hipotesis denganmenggunakan α = 0,05 dapat disimpulkan bahwa : (1) Strategi pembelajaran kooperatif Two Stay TwoStray (TSTS) efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas X SMA dengan nilaisignifikansi 0,000; (2) Pembelajaran konvensional efektif ditinjau dari kemampuan komunikasimatematika siswa kelas X SMA dengan nilai signifikansi 0,003; dan (3) Strategi pembelajaran kooperatifTwo Stay Two Stray (TSTS) lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional ditinjau darikemampuan komunikasi matematika siswa kelas X SMA dengan nilai signifikansi 0,022.Kata kunci: Two Stay Two Stray (TSTS), kemampuan komunikasi matematika.
PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Suseno Mahardiko Suseno Mahardiko; Tuharto Tuharto
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v5i2.690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan contextual teaching and learning dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada materi bangun ruang sisi datar, (2) Mengetahui besar pengaruh penggunaan pendekatan contextual teaching and learning pada pembelajaran terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group design dan dilaksanakan pada dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dari hasil penelitian yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan tahapan yang terdiri dari: (1) mendeskripsikan data, (2) uji asumsi analisis, dan (3) pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) pembelajaran dengan pendekatan contextualteaching and learning berpengaruh terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa pada materi volume dan luas permukaan bangun ruang sisi datar, 2) pembelajaran kontekstual berpengaruh untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa dengan rata-rata peningkatan nilai 49,25 lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional dengan rata-rata peningkatan nilai 41,3125 pada materi volume dan luas permukaan bangun ruang sisi datar.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATERI RUMUS-RUMUS SEGITIGA MENGGUNAKAN MODEL PENEMUAN TERBIMBING UNTUK SISWA SMA DEVELOPMENT OF LEARNING TOOLS ON THE MATERIAL TRIANGLE FORMULAS USE GUIDED DISCOVERY MODELS FOR HIGH SCHOOL STUDENTS Sa’adah Nuraini; Tuharto Tuharto
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v5i3.2615

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran pada materi rumus-rumus segitigamenggunakan model penemuan terbimbing untuk siswa SMA kelas XI dan mengetahui kualitas kelayakanperangkat pembelajaran dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Model pengembangan yang digunakanadalah model pengembangan ADDIE, yaitu analysis (analisis), design (perancangan), development(pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa perangkat pembelajaran yang dihasilkan dapat dikategorikan layak untuk digunakan di sekolah-sekolahdengan peringkat tinggi berdasarkan: aspek kevalidan, yaitu RPP memenuhi kriteria “sangat baik” dengan rata-rataskor dari validator 3,86 dari skor maksimal 4 dan LKS memenuhi kriteria “sangat baik” dengan rata-rata skor darivalidator 3,83 dari skor maksimal 4; aspek kepraktisan, yaitu dari hasil observasi dan wawancara yangmenunjukkan bahwa perangkat pembelajaran layak digunakan dengan revisi; aspek keefektifan, yaitu berdasarkanpersentase ketuntasan hasil tes belajar siswa di SMA Negeri 8 Yogyakarta yang mencapai 96,55%.Kata kunci: rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kegiatan siswa, rumus-rumus segitiga, penemuanterbimbingAbstractThis study aimed to produce a learning device on the materials of triangles formulas using guided discoverymodels for high school students of class XI and to know the quality of the feasibility of learning tools on validity,practicality, and effectiveness aspects. The model development was ADDIE development model i.e. analysis,design, development, implementation, and evaluation. The result showed that the learning device produced ishighly appropriate to be applied in schools based on the validity aspects, namely lesson plan that met the criteria"very good" with an arrange score of 3.86 out of maximum score validator 4 and student worksheet the criteria of"very good" with an average score of 3.83 out of a maximum score validator 4; practicality aspects, namely fromobservations and interviews indicate that the device is worth learning to use the revision; aspects of effectiveness,which is based on the percentage of completeness of the results for students at SMAN 8 Yogyakarta, which reached96.55%.Keywords: lesson plan, student worksheets, formulas triangle, guided discovery