Rheumatoid arthritis adalah suatu kondisi yang sering terjadi pada lansia dengan gejala umumnya adalah rasa nyeri. Rasa nyeri tersebut dapat mengganggu tidur penderitanya sehingga dapat mempengaruhi pada kualitas tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara nyeri rheumatoid arthritis dengan kualitas tidur lansia di PSTW Budi Sejahtera Banjarbaru. Penelitian dengan desain korelasional analitik dan pendekatan cross sectional pada sampel sebanyak 44 orang lansia yang menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Wong-Baker Faces Pain Rating Scale (WBFPRS) untuk mengukur nyeri rheumatoid arthritis dan The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Data dianalisis dengan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Terdapat hubungan antara nyeri rheumatoid arthritis dengan kualitas tidur lansia di PSTW Budi Sejahtera Banjarbaru (p-value = 0,037 dan α= 0,05). Sebagian besar lansia berada pada skala nyeri (27,3%) dan memiliki kualitas tidur buruk (70,5%). Rasa nyeri rheumatoid arthritis dapat mempengaruhi kualitas tidur, namun terdapat faktor lainnya yang juga dapat mempengaruhi kualitas tidur sehingga disarankan untuk penelitian selanjutnya
Copyrights © 2020