Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan bimbingan dan konseling (PTBK). Tujuan dari penelitian ini, adalah untuk mengetahui apakah teori konseling behavioral dengan teknik latihan asertif efektif dapat meningkatkan interaksi sosial pada siswa kelas VIII K di SMP N 1 Seririt tahun pelajaran 2022/2023. Dalam penelitian ini digunakan 40 siswa kelas VIII K di SMP N 1 Seririt tahun pelajaran 2022/2023 sebagai subjek penelitian. Penelitian terfokus pada 10 siswa di kelas VIII K di SMP N 1 Seririt yang memiliki tingkat interaksi sosial yang dalam kategori rendah dan sangat rendah untuk selanjutnya diberikan tindakan berupa konseling behavioral menggunakan teknik latihan asertif. Dalam penelitian ini, peningkatan interaksi sosial pada siswa kelas VIII K di SMP N 1 Seririt merupakan objek penelitian. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data tentang interaksi sosial siswa, metode pengumpulan datanya dibagi menjadi dua yaitu metode utama dan metode pelengkap. Metode utama berbentuk kuesioner dan metode pelengkapnya adalah observasi dan wawancara yang berfungsi sebagai perbandingan antara data kuesioner dengan data yang sesungguhnya. Hasil penelitian menunjukan teknik latihan assertif memiliki signifikasi terhadap interaksi sosial, ditandai pada perubahan awal presentase yaitu 75 % mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 87,5 % dan dilanjutkan ke siklus II lagi mengalami peningkatan menjadi 95 %. Artinya terjadi peningkatan pada interaksi sosial siswa setalah memperoleh teknik latihan assertif. Kesimpulan penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat interaksi sosial sebelum dan sesudah pelaksanaan latihan asertif. Hal ini berarti bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik latihan assertif efektif untuk meningkat interaksi sosial siswa kelas VIII K di SMP N 1 Seririt.Kata Kunci : Interaksi sosial, Latihan Asertif
Copyrights © 2023