Sebuah keniscayaan bahwa pesantren tempat mendidik para santri, terutama dalam bidang pendidikan islam. Didalam pesantren ada beberapa elemen-elemen sebagai penunjang untuk mentransfer keilmuan ddenan berbagai macam studi keilmuan, seperti kehadiran madrasah diniyah sebagai sentral pendidikan islam yang ada di pesantren. Pembelajaran secara praktis tentang ilmu – ilmu keislaman yang dilaksanakan di madrasah diniyah dengan mengacu pada kitab- kitab klasik yang mana familiarnya disebut dengan (kitab kuning) karangan para salafus sholihin pada zaman dahulu yang merupakan hal yang jarang dijumpai pada lembaga – lembaga pendidikan lainnya. Menggunakan kitab kuning sebagai refrensi utama pada pembelajaran di madrasah diniyah, sebagai madrasah diniyah LPI MAKTUBA AL-MAJIDIYAH sangat memperhatikan dengan serius pembelajaran baca kitab kuning dengan prinsip supaya santri benar – benar berkualitas dan bisa membaca, memahami serta menginplementasi dari kitab kuning yang telah mereka pelajari. Dalam praktek pendidikannya lembaga ini terbilang unik karena strategi pembelajarannya diatur sebagai berikut: (1) Membagi santri menjadi kelompok –kelompok kecil sehingga tercipta suasana belajar kondusif dan kompetitif. (2) Tempat belajar tidak menetap (kaku) mengikuti keinginan santri, dengan pengarahan dari ustad selain itu pembelajarannya menggunakan system klasikal yang di bagi kelompok-kelompok kecil dengan tempat yang tidak ditentukan sanksi bagi yang melanggar ketentuan atau peraturan dan secara berkala ada penganugrahan bagi santri tauladan.
Copyrights © 2021