Kegiatan peledakan akan selalu didahului dengan kegiatan pemboran untuk membuat lubang ledak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi dari alat bor sehingga dapat mengetahui produksi dari alat bor tersebut. Berkaitan dengan hal tersebut maka dalam penulisan skripsi ini dilakukan suatu evaluasi mengenai kinerja alat bor untuk mencapai target produksi overburden. Analisa yang dilakukan adalah mengevaluasi kinerja di setiap alat bor yang nantinya akan berpengaruh pada produksi alat bor tersebut. Pengamatan alat bor dilakukan pada lokasi dan tipe alat bor yang berbeda yaitu untuk alat bor tipe Skf Terex Drill yang meliputi DR05, DR08, dan DR09 yang berada di pit Samurangau, alat bor tipe REICHdrill C 550 D II meliputi DR18 yang berada di pit Samurangau, dan alat bor tipe Atlas Copco DM 30 II meliputi DR14 yang berada di pit Roto North dengan kondisi material relative sandstone pada tiap pit. Dari data pengamatan disimpulkan dengan mengurangi waktu hambatan pada masing-masing alat bor, maka efisiensi dan produksi akan meningkat yaitu pada pit Samurangau sebesar 116.799,76 m3/hari dengan efisiensi pada DR05 menjadi 14,75 % , DR08 menjadi 25,34 % , DR09 menjadi 12,65 % , dan DR18 menjadi 29,13 % . Sedangkan pada pit Roto North sebesar 21.799,36 m3/hari dengan efisiensi pada DR14 menjadi 11,56 %
Copyrights © 2020