Setiap orang memiliki media sosial pribadi dengan mudah mengunggah narasi, foto, maupun videomelalui akun media sosial masing-masing. Berlakunya sistem belajar daring pada masa pandemimembuat peserta didik kurang memiliki interaksi social sehingga mempengaruhi perkembangankarakter mereka. Permasalahan yang muncul kemudian adalah kurangnya kesantunan berbahasadalam berliterasi di media sosial. Hal ini dapat dilihat pada interaksi di media social banyak ditemukandiksi yang kurang tepat. Tujuan pengabdian ini adalah peningkatan kemampuan berliterasi di mediasocial bagi peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan Perdana Semarang. Dengan memilikikesantunan bahasa dalam berliterasi, peserta didik dapat menggunakan media sosial dengan bijak.Metode diskusi dan sosialisasi digunakan dalam pengabdian ini. Hasil pengabdian adalahmeningkatnya pengetahuan dan kemampuan para peserta didik SMK Perdana Semarang untuk lebihsantun berliterasi di media sosial. Kata Kunci: kesantunan bahasa, literasi media sosial, SMK Perdana Semarang.
Copyrights © 2021