Penggunaaan gambar dua dimensi (2D) sebagai penunjang pembelajaran agar siswa tidak merasa bosandan lebih berimajinatif sekarang ini kurang membantu mengatasi masalah di atas. Penggunaan gambardiam yang telah tersedia dalam buku teks membuat siswa cenderung pasif dan kurang interaktif karenamedia gambar tidak mampu memberikan respon timbal balik, kurang terlihat nyata dan kurang menarikbagi siswa. Untuk memenuhi tuntutan tersebut sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan danteknologi, khususnya dalam bidang pendidikan, penggunaan media pembelajaran menjadi semakinberagam dan interaktif, salah satunya yang sedang marak saat ini adalah dengan memanfaatkan teknologiAugmented Reality (AR). Peneliti merancang dan membangun aplikasi augmented reality pada mediapembelajaran matematika menggunakan metode Markerless Tracking dan metode pengembangan yangdipake yaitu Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Aplikasi dibangun dengan menggunakanUnity, 3D Blender sebagai modelling, EasyAR untuk membentuk Augmented Reality. Hasil penelitiandiuji coba ke siswa Sekolah Dasar Negeri 008 Samarinda dengan mendemokan dan siswamengoperasikan langsung. Aplikasi yang dibuat agar siswa menjadi lebih tertarik mempelajarimatematika khususnya pada materi bangun ruang. Hasil yang diharapkan dari pembuatan aplikasi iniyaitu dapat menampilkan objek tiga dimensi (3D) bangun ruang dengan tampilan yang interaktif.Penjelasan dan rumus pada tiap objek, dan menampilkan kuis tentang bangun ruang. Kata Kunci : Augmented Reality, Pembelajaran, Bangun Ruang Matematika, Markerless Tracking,Unity.
Copyrights © 2023