Individu yang kesulitan beradaptasi dengan keadaan, mengalami kecemasan berlebihan, stress, tertekan dan sulit rileks di indikasi mengalami gejala Post Traumatic Disorder (PTSD). Beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya konflik GAM dan NKRI, Tsunami dan juga hal-hal kesehatan mental lainnya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi Post Traumatic Disorder pada masyarakat kota Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan Desain Survey. Pemilihan sampel adalah remaja SMP/Sederajat, SMA/Sederajat dan Perguruan Tinggi di kota Banda Aceh. Sampel penelitian berjumlah 292 dan teknik penggumpulan data menggunakan instrument. Teknik analisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kriteria diagnosis Post Traumatic Stress Disorder masyarakat Aceh yang paling dominan yaitu Mengisolasi diri, hal ini dapat di tunjukkan dengan masyarakat Aceh menarik diri dan merasa tidak nyaman apabila dikunjungi oleh orang asing dan hal tersebut masih berlangsung sampai sekarang. Secara keseluruhan, diharapkan bahwa penelitian ini dapat menjadi sumbangan yang berarti dalam pengembangan teori dan penerapan praktis dalam bidang kajian bimbingan dan konseling, terutama dalam aspek konseling trauma
Copyrights © 2024