Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana hasil belajar IPA dipengaruhi oleh model pembelajaran terpadu dan keterampilan berpikir kritis. Studi ini dilakukan di UPT SD Negeri 10 Turatea, yang saat ini berada di kelas V tahun akademik 2021/2022. 80 siswa termasuk dalam kelompok sampel acak. Uji variansi dan analisis (ANOVA) dua jalur dengan rancangan perlakuan level dua kali dua digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan Studi menunjukkan bahwa: (1) Siswa dengan model pembelajaran tematik terpadu mencapai hasil belajar IPA yang lebih baik daripada siswa dengan model pembelajaran terfragmentasi, (2) Kemampuan model pembelajaran terpadu dan pemikiran kritis berhubungan satu sama lain, (3) Hasil belajar IPA siswa dalam model tematik terpadu lebih baik daripada model terfragmentasi dan (4) Pembelajaran IPA model terfragmentasi lebih efektif pada siswa yang tidak dapat berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis dan model pembelajaran tematik dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa.
Copyrights © 2022