Widyanatya: Jurnal Pendidikan Agama dan Seni
Vol 6 No 1 (2024): Widyanatya: Jurnal Pendidikan Agama dan Seni

ORNAMEN CILI SEBAGAI MEDIA HIAS PADA SAJI BUNTILAN DI DESA ADAT SELAT, KARANGASEM

I PUTU GEDE PADMA SUMARDIANA (Unknown)
I WAYAN ARISSUSILA (Unknown)
I KETUT GEDE RUDITA (Unknown)
MADE ARYA SEPTYASA (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Apr 2024

Abstract

Upacara Ngusaba Dimel di Desa Adat Selat, Karangasem dilaksanakan satu tahun sekali dengan mengambil tegak “kajeng” bertepatan pada sasih “tilem kaulu”. Dalam Upacara Ngusabe Dimel terdapat bentuk sesajen yang disebut dengan Saji Buntilan. Saji Buntilan merupakan salah satu sarana persembahan yang diperuntukan kepada masyarakat desa untuk membayar hutang. Berbicara mengenai Saji Buntilan, di dalamnya terdapat ornamen cili yang berbentuk segi tiga menyerupai wajah manusia. Ornamen Cili ini dalam masyarakat Hindu di Bali, merupakan simbol Dewi Sri sebagai Dewi Kesuburan dan telah memberikan anugrah hasil bumi yang melimpah. Berdasarkan latar belakang sebelumnya adapaun permasalahan yang di ajukan yaitu bagaimana bentuk dan nilai-nilai pendidikan seni rupa yang terkandung dalam ornamen cili sebagai media hias pada saji buntilan di Desa Adat Selat Karangasem. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif melalui langkah-langkah reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori estetika dan teori nilai. Adapun hasil yang diperoleh berupa Ornamen Cili pada upacara Ngusaba Dimel di Desa Adat Selat Karangasem memiliki bentuk visual menyerupai wajah manusia terdiri dari: mata, hidung, mulut dan di atasnya terdapat mahkota yang terbuat dari berbagai bunga. Kesemuanya itu dikemas sedemikian rupa sehingga terbentuk Ornamen Cili yang indah dan menarik untuk di pandang serta memiliki estetika maupun makna. Sedangkan nilai-nilai pendidikan seni rupa dalam Ornamen Cili pada saji buntilan di Desa Adat Selat, Karangasem mengacu pada konsep estetika Hindu terdiri dari: Nilai pendidikan kesucian (shiwam), nilai Pendidikan kebenaran (Satyam) dan nilai pendidikan keindahan (sundaram).

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

widyanatya

Publisher

Subject

Religion Arts Education

Description

Journal Widyanatya is an open access published by Education Society of Universitas Hindu Indonesia. The main objective of Widyanatya is to provide a platform for the regional, national, and international scholars, academicians and researchers to share the contemporary thoughts in the fields of ...